Rangkuman Ketik Bab 8

A. Pendahuluan
Pendidikan Pancasila adalah salah satu mata kuliah yang mengedepankan pembinaan sikap dan perilaku mahasiswa, dengan harapan dapat menjadi pribadi yang santun dan beradab. Capaian pembelajaran sikap dikembangkan dengan mengidentifikasi kebijakan pemerintah, sebagai mana yang tertuang dalam kurikulum yang berlaku.
Dalam bab ini, kami akan membahas aktualisasi pancasila dalam kehidupan. Karena kita tahu bahwa pancasila itu layaknya pedoman hidup bangsa. Sila-sila yang telah dirumuskan oleh pendahulu kita, seharusnya tidak hanya untuk dihafalkan saja, melainkan kita juga harus merealisasikan kelima sila tersebut di dalam kehidupan sehari-hari.

B. Aktualisasi Nilai Nilai Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat
Aktualisasi dalam KBBI berarti pengaktualan. Aktualisasi Pancasila sangat diperlukan guna membangun manusia yang memiliki nilai nilai luhur bangsa serta moral.
Di dalam kurikulum pendidikan kuliah, program studi harus memuat 5 aspek penting yang harus ditanamkan pada masing masing mahasiswa, yaitu:
1. Afeksi
2. Karakter
3. Keterampilan berpikir tingkat tinggi
4. kemampuan tertentu yang relevan dengan kebutuhan individu, kelompok, dan masyarakat luar
5. peluang untuk pengembangan diri.

Afeksi yang ditumbuh-kembangkan harus berlandaskan kepribadian dan sikap perilaku berkarya di dalam Perpres nomor 08 tahun 2012 tentang KKNI

kepribadian dalam Perpres nomor 08 tahun 2012 tentang KKNI adalah:
1. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik dalam menyelesaikan tugasnya
3. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air serta mendukung perdamaian dunia
4. mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya
5. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan agama serta pendapat/temuan orisinal orang lain
6. menjunjung tinggi penegakan hukum serta memikiki semangat untuk mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas.

C. Indikator Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Kampus 
Sebagai rujukan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidpan masyarakat, bisa mengambil contoh penanaman nilai-nilai Pancasila pada kehidupan kampus Universitas Negeri Surabaya. Nilai-nilai Pancasila dikembangkan dengan bersinergi pada semangat Unesa yaitu Growing with Character yang berusaha tumbuh berkembang dengan berkharakter dengan unsur-unsur IDAMAN JELITA (Iman, Cerdas, Mandiri, Jujur, Peduli,d an Tangguh).
Iman dapat direalisasikan dengan indikator mengucapkan salam, bersalaman antar sesame teman maupun dosen, dan saling menghormati satu sama lain. Cerdas dengan indikator melakukan kerja kelompok dengan peran yang diberikan kepadanya, berpartisipasi dan berkontribusi dengan aktif dalam individu, kelompok, maupun dalam perkuliahan di kelas. Mandiri dengan menyampaikan hasil diskusi, membantah kelompok lain dengan santun, merespon pendapat orang lain dengan santun, dan terbuka dalam perbedaan pendapat. Jujur dengan indikator tidak melakukan kecurangan ketika ujian dan dalam mengisi daftar hadir apabila tidak masuk kuliah tanpa alasan yang jelas.Peduli dengan indikator civitas akademika membiasakan untuk membuang sampah pada tempat sampah, tidak merokok area kampus, wajib memarkir kendaraan dengan rapi, dan mengikuti upacara sesuai ketentuan yang berlaku. Tangguh dapat dilakukan dengan indikator aktif secara individu, kelompok, maupun dalam kelas.

D. Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Ranah Non Akademik 

Di dalam kelas
-Dosen mengucapkan salam, menyampaikan tujuan perkuliahan dengan suasana kekeluargaan, dan memberikan selingan dengan ajakan dan contoh-contoh yang santun.
-Mahasiswa menyampaikan hasil diskusi, membantah pendapat, dan merespon pendapat dengan santun. Meyakini bahwa perbedaan pendapat itu sudah biasa.
Menunjukkan kedisiplinan dalam bertindak.
-Tidak melukan kecurangan dalam hal apapun entah itu masalah ujian maupun absensi.

Di luar kelas
-Ketika berpapasan saling menyapa dan berjabat tangan jika memungkinkan.
Berucap santun dalam menulis update media sosial.
-Tidak menggunakan HP untuk keperluan tidak relevan dengan perkuliahaan.
-Membuang sampah di tempat sampah
Ikut bertanggung jawab terhadap keamanan dan memelihara ruang kuliah dan fasilitas lainnya.

Reference
Tim Pendidikan Pancasila, State University of Surabaya. Page 257-278

Komentar

Posting Komentar